Persebaran Hasil Imunisasi Polio 4 di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023 dan 2024

Apa itu Poliomyeliti (Polio) ?

Polio atau poliomyelitis adalah penyakit yang berasal dari virus, lalu menginfeksi pada sistem saraf tubuh. Dengan gejala yang tidak terlihat, polio berdampak pada kelumpuhan hingga kematian. Polio tidak dapat disembuhkan, namun dapat dicegah sejak dini dengan pemberian imunisasi. Imunisasi polio sendiri diberikan pada bayi sejak usia bayi 1 bulan hingga balita menjelang 5 tahun.
Sebagai tindakan preventif, ternyata di Indonesia pemberian vaksin polio cenderung menurun. Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, pemberian vaksin polio di Indonesia pada tahun 2020 mencapai lebih dari 86%, dan mengalami penurunan hingga mencapai 80%. Padahal, masih banyak provinsi dan kabupaten di Indonesia yang terjangkit polio, khususnya bayi dan anak.
Penyebab penyakit polio adalah virus yang sangat cepat menular pada tubuh. Sehingga, virus polio pada tubuh seseorang yang tidak diberikan vaksin akan cepat menyebar dalam waktu hitungan jam saja.
Penyebaran virus polio terjadi melalui fekal-oral, yaitu kotoran dari tinja yang terkontaminasi melalui air atau makanan yang dikonsumsi, lalu berkembang biak di organ pencernaan seperti usus. Bahkan, virus polio juga bisa ditularkan saat batuk atau bersin.
Banyak dari anak atau dewasa yang tidak mendapatkan imunisasi polio mengalami kelumpuhan di kaki, meningitis, bahkan meninggal dunia karena otot pernapasan yang kerjanya semakin menurun hingga tidak optimal.



World Health Organization (WHO) melaporkan Indonesia menduduki posisi ketiga dengan kasus Tuberkulosis (TB) tertinggi di dunia. Sementara posisi pertama dan kedua saat ini adalah India dan Tiongkok. Meskipun jumlah kematian akibat tuberculosis terus menurun dari tahun ke tahun, tuberkulosis tetap menjadi 10 penyebab kematian tertinggi di dunia. Tuberkulosis disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Sumber penularan adalah pasien tuberkulosis Basil Tahan Asam positif (BTA positif) melalui percik renik dahak yang dikeluarkannya.


CNR (Case Notification Rate) atau Angka Notifikas untuk semua kasus TB di Pati tahun 2020 sebesar 98 per 100.000 penduduk.

Untuk CNR(Case Notification Rate) atau Angka Notifikasi Kasus untuk semua kasus TB di Pati tahun 2021 sebesar 49 per 100.000 penduduk, hal ini menunjukkan bahwa penemuan kasus TB di Pati mengalami penurunan dibandingkan tahun 2020 yaitu 98 per 100.000 penduduk. CNR semua kasus TB menurut Puskesmas tahun 2021

Jawa Tengah
Indonesia
Kabupaten Pati

Waspada Penyakit POLIO !!!

Gejala

Polio memang bergejala, namun gejala polio sendiri tidak spesifik. Gejala polio umumnya dirasakan seperti Anda terkena flu. Polio sendiri memiliki gejala yang berbeda, berdasarkan berbagai fase polio:

Pengobatan

Secara medis, beberapa perawatan yang dapat dokter berikan untuk meredakan gejala polio atau meningkatkan kualitas hidup adalah:



Pencegahan

Polio dapat menular melalui kontak langsung dengan penderita terinfeksi virus hingga Ketika mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung virus dari kontaminasi lalat atau hewan lainnya.